Selain Tanah Longsor, Inilah Yang Kemungkinan Terjadi Akibat Hujan Deras

akibat hujan deras dan bencana alam

Pendahuluan

Musim penghujan di Indonesia biasa terjadi saat memasuki bulan Desember hingga Januari. Hal ini membuat hujan deras disejumlah wilayah di Indonesia. Tentunya dengan curah hujan yang tinggi, dapat membuat wilayah-wilayah yang rawan bencana alam dapat teracam. Terlebih pada daerah-daerah yg rawan longsor. Mengingat hal tersebut, banyak bencana-bencana alam yang terjadi akibat hujan deras.

Berikut inilah yang kemungkinan terjadi akibat hujan deras:

Beberapa bencana alam yang seringkali terjadi di Indonesia disebabkan oleh minimnya perkuatan-perkuatan infrastruktur pada lahan, dan juga saluran-saluran pembuangan air yang kotor. Bencana alam yang terjadi akibat hujan deras dapat mengancam lingkungan sekitar bahkan pemukiman-pemukiman disekelilingnya. Seperti tanah longsor dan banjir. Selain tanah longsor, inilah yang kemungkinan terjadi akibat hujan deras.

Banjir:

Hujan deras dapat menyebabkan air sungai meluap, dan jika saluran pembuangan tidak mampu menampung volume air yang besar, maka dapat terjadi banjir.

Genangan Air:

Air hujan yang tidak dapat diserap oleh tanah dengan cepat dapat menyebabkan genangan air di jalan, halaman, atau area rendah lainnya.

Angin Kencang:

Hujan deras seringkali disertai dengan angin kencang, yang dapat menyebabkan kerusakan struktural pada bangunan dan pohon.

Tanah Longsor:

Seperti yang disebutkan, tanah longsor bisa terjadi karena hujan deras yang membuat tanah jadi lembek dan tidak stabil.

Pencemaran Air:

Hujan deras dapat mencuci polutan dari permukaan tanah dan membuangnya ke dalam saluran air, yang dapat menyebabkan pencemaran air.

Kemacetan Lalu Lintas:

Hujan deras dapat menyebabkan kemacetan lalu lintas karena jalan yang basah dan licin, serta visibilitas yang rendah.

Pindahnya Tanah dan Material:

Air hujan dapat memindahkan tanah, pasir, dan material lainnya dari satu tempat ke tempat lain, yang dapat merusak struktur atau menutup jalan.

Kerusakan pada Tanaman:

Hujan deras yang terus-menerus dapat merusak tanaman, terutama jika disertai dengan angin kencang atau badai petir.

Kenaikan Sungai:

Hujan deras dapat menyebabkan kenaikan tinggi permukaan air sungai, dan jika sudah pada level yang tinggi, dapat menyebabkan banjir.

Minimalisir Dampak Tanah Longsor dengan Geotextile

Banyak kasur di Indonesia terjadinya tanah longsor. Ada yang mungkin disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, namun ada juga yang disebabkan oleh gemba bumi dan lainnya. Pada dasarnya, tanah longsor yang kerap terjadi di Indonesia dapatlah dicegah dan diminimalisir dampaknya. Dengan penggunaan geotextile woven atau geotextile nonwoven, dapat meminimalisir dampak dari tanah longsor.

Geotextile yang dapat berperan sebagai proteksi lahan miring, dapat juga menjadi separator atau pemisah antara tanah dasar dengan permukaan. Dengan digunakannya geotextile baik woven maupun geotextile nonwoven, bencana alam yang terjadi yang menyebabkan tanah longsor dapat diminimalisir.

Petra Nusa Elshada menyediakan berbagai macam kebutuhan geosintetik serta memberikan solusi terbaik kebutuhan geosintetik anda. Hubungi kami untuk informasi geosintetik terbaik dan juga dapatkan konsultasi untuk kebutuhan geosintetik anda.

Bagikan artikel ini